
“Saya tahu Khansa tersiksa 9 tahun hidup dengan kepala sampai kaki yang bengkok 90 derajat tapi saya nggak bisa berbuat banyak karena saya cuma ibu tunggal yang sehari-hari serabutan cuci baju tetangga..” ucap Ibu Khansa.
***
Begitu pilu nasib Khansa yang menderita kerusakan otak sejak masih bayi. 9 tahun berlalu kondisinya justru makin memprihatinkan. Tubuhnya kaku dari kepala sampai kaki bengkok 90 derajat tak bisa diluruskan dan selalu menangis saat diangkat untuk digendong ibunya.
Sementara itu sang ayah yang tadinya pamit ke Malaysia untuk mencari nafkah saat umur Khansa masih 5 tahun, ternyata sampai sekarang menghilang bagai ditelan bumi dan tak menafkahi keluarganya lagi.
Padahal untuk merawat Khansa membutuhkan banyak biaya. Selama ini ia tak pernah terapi untuk memperbaiki postur tubuhnya karena sang ibu hanya buruh cuci serabutan yang belum tentu berpenghasilan setiap hari. Jika ada pun tarifnya hanya Rp1.000 per-baju.
Beruntung masih ada sang nenek yang membantu merawat Khansa di rumah sementara sang ibu bekerja keras di luar mencari tetangga yang mau memakai jasa cucinya. Karena hanya dari sinilah tumpuan hidupnya untuk bisa makan sehari-hari meski terkadang nggak cukup.
![]()
Belum ada Fundraiser