
Tidur berdesakan tanpa kasur di kamar yang kecil. Mandi, cuci baju, hingga berwudhu dengan air keruh yang bau setiap hari.
Inilah sebagian yang harus dialami oleh 28 santri dhuafa saat ingin menuntut ilmu.
Pondok Pesantren Darul Bisyaroh merupakan ponpes yang terletak di Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat. Ponpes yang tidak memiliki fasilitas memadai ini, menjadi harapan bagi 28 santri dhuafa untuk menuntut ilmu.
Mereka belajar di surau/mushola yang nyaris tak memiliki tembok. Dengan satu papan tulis besar, mereka belajar bersama meski cuaca terasa panas dan debu jalan beterbangan memasuki mata mereka.
Bangunan asrama sangatlah kecil dan penuh dengan barang-barang. Lemari hingga tembok kayu asrama sudah lapuk dan rusak bahkan hampir roboh. Tanpa kasur, para santri terpaksa tidur di atas lantai kayu yang keras.
Tak berhenti sampai di sana, para santri juga kekurangan air bersih. Air yang mereka gunakan untuk mencuci, mandi, hingga wudhu memakai air bercampur tanah yang disedot dari parit terdekat. Para santri hanya berharap wudhu mereka sampai sekarang diterima.
Tak ingin tinggal diam, pengurus ponpes dan para santri laki-laki bekerja bersama untuk membangun asrama baru mereka sendiri. Menebang kayu, membelah, lalu dibawa pakai gerobak yang mereka dorong sendiri dari hutan.
![]()
Belum ada Fundraiser